BAGIKAN
Tampil di Pentas Nasional, Sanggar Seni Silondaya Poso, Sukses Memukau Penonton Dengan Meraih Penyaji Unggulan Terbaik (Foto : Istimewa)

 Jakarta, PMC. Woow kerennn,…! “Mengharukan, Seniman Poso Bisa Juara Di Pentas Nasional”, Inilah kutipan kalimat yang patut kita sematkan kepada para seniman asal Poso. Asal tahu saja, dalam Parade Lagu Daerah Taman Mini Indonesia Indah Gita Permata Nusantara 2017, anak-anak Poso itu tampil memukau disaksikan ratusan penonton yang memadati Sasona Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Ternyata TMII Jakarta kembali menorehkan sejarah baru bagi prestasi anak-anak Poso di pentas nasional, sebagai Penyaji Unggulan Terbaik, 10 Desember 2017. Tak urung, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu memberi apresiasi yang tinggi. “Ini saatnya kita mengukir prestasi di segala bidang, kalau ada kemauan dan tekad yang kuat kita pasti bisa”, kata orang nomor satu di bumi Sintuwu Maroso itu kepada posomediacenter.com melalui nomor WA-nya, bermaksud memberi motivasi kepada segenap anak bangsa di bumi Sintuwu Maroso, untuk terus berlomba dalam meraih prestasi.

Asal tahu saja, dalam perhelatan yang diikuti 33 Provinsi itu, anak-anak Poso yang mewakili Provinsi Sulawesi Tengah tak canggung manggung dalam pesona nusantara. Dengan menampilkan lagu berjudul “Pancula Ndeme” yang artinya Bintang Fajar, meraka secara fantastis menyita perhatian publik. Ada pun lagu yang dibawakan oleh penyanyi Vini Sangkuadje itu diciptakan oleh Js Hokey BA, dengan penata musik Onky Mangun, Yadi Mx dan Ipunk Apunk, Koreografer Ir Onky Irfan Mangun.

Dalam sebuah lembaran sinopsis, lagu ini menceritakan tentang suatu nasehat yang biasa dilakukan sebelum menidurkan anak, bermaksud memberi gambaran kehidupan yang penuh semangat untuk membangun negeri dalam rasa saling menghargai dalam tatanan hidup yang penuh damai bersama mimpi, kemudian menjadi sebuah kenyataan di pagi hari menyambut bintang fajar. “Jadi lagu ini merupakan secercah mentari pagi yang akan terus meninggi menerangi bumi”, kata salah seorang pegiat Sanggar Seni “Silondaya” Poso, usai mendapatkan penghargaan sebagai sebagai Penyaji unggulan terbaik.

Baca Juga :  Sastra Dalam Fakta Fiksi dan Politik

Informasi yang dihimpun di Dinas Pariwisata Kabupaten Poso menyebutkan, prestasi Sanggar Seni Silondaya Poso, yang sukses mengharumkan nama Sulawesi Tengah itu, tidaklah diraih secara mudah, namun membutuhkan ketelatenan dan penjiwaan yang nyaris sempurna. “Setahu kami ada sebulan waktu yang dibutuhkan sebagai persiapan sebelum mereka tampil di pentas nasional”, ujar salah seorang staf Dinas Pariwisata Kabupaten Poso. (PMC-01)

 

Tinggalkan Komentar