BAGIKAN
SESI MAPEDA, Bersama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, Usai Acara Pelantikan Pengurus PK dan PR Partai Golkar Se-Wilayah Dapil Poso 1 (Foto : Dokumen Pribadi)

POSO KOTA, PMC. Sosok energik dan supel itu, tampak hadir dalam kegiatan ‘Jalan Santai dan Sepeda Santai, yang digelar oleh Jajaran Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Poso, Sabtu, 29 Januari 2018 lalu. Tak urung, perempuan yang dikenal rendah hati itu pun mengundang tanya, khususnya bagi kalangan politisi. Bukan apa-apa, dalam memasuki tahun politik 2018 ini, masyarakat memang sedang fokus mengamati langkah setiap publik figur dalam sebuah perhelatan politik.

Yach, dialah Sesi KD Mapeda,SH.MH. Perempuan kelahiran Tentena, 4 Oktober 1966 ini memang tergolong baru di Partai Golkar Poso. Sebelumnya, dia lebih banyak dikenal sebagai pekerja sosial. Melalui Gerakan Sintuwu Maroso (GSM), ibu 1 anak ini, mencoba merespon berbagai kerja kolektif anak muda untuk pemberdayaan masyarakat kalangan bawah.

SESI MAPEDA, SH.MH. Pernah Menjadi Paskibraka Mewakili Sulawesi Tengah di Istana Negara

Meski demikian, tidak berarti dunia politik tergolong asing baginya. Dalam momentum Pilkada 2015 silam, diam-diam sosok yang pernah menjadi Paskibraka di Istana Negara 1983 ini, menggalang kekuatan kaum muda dalam sebuah barisan pemenangan untuk mendukung pasangan Darmin-Samsuri.

“Bagi saya yang paling penting adalah mengambil peran dalam memajukan Poso ke arah yang lebih baik, kebetulan momentum politik tiba, ya selaku perempuan saya merasa harus ikut ambil bagian, selain bermaksud memperluas ladang pengabdian, juga sebagai momentum untuk melakukan pendidikan politik yang sehat, bahwa perempuan bisa juga”, urai Sesi Mapeda, yang saat ini sedang digadang-gadang oleh Partai Golkar Poso , untuk memperkuat barisan Caleg Partai Beringin itu di Daerah Pemilihan (Dapil) Poso II Pamona Bersaudara, tahun 2019 mendatang.

Begitulah langkah taktis Sesi Mapeda akhir-akhir ini, secara perlahan terus mendapat respon secara signifikan. Melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Poso, utusan Paskibraka Suteng ke Istana Negara tahun 1983 ini pun, semakin mantap menuju Pileg 2019. “Kehadiran AMPG diharapkan bisa membesarkan Partai Golkar di semua level kepengurusan. Bukan hanya kuantitas tapi juga kualitas, ini bisa kita lihat dari keberadaan jajaran AMPG yang mumpuni, beberapa srikandi akan kita dorong, termasuk Ibu Sesi Mapeda, untuk bertarung dalam Pileg mendatang”, kata Ketua AMPG Partai Golkar Poso, Sahir Sampeali.

Baca Juga :  Mukhlis Merangkul Tanpa ‘Memukul’
SESI MAPEDA, SH.MH, Bersama Jajaran Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Poso

Dari kota Tentena, salah seorang pemerhati sosial politik menilai langkah Sesi Mapeda menuju Gedung DPRD Poso, adalah pilihan strategis. “Posisi perempuan belakangan ini memang sedang menemukan momentumnya, selain dianggap bisa memberi argumentasi yang sejuk, kaum hawa ini juga dinilai lebih memahami persoalan perempuan yang notabenenya memiliki jumlah di atas 50 persen. Karena itu, tak perlu heran jika di beberapa perhelatan politik cenderung memadukan laki-laki dan perempuan sebagai formasi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang ideal”, jelas salah seorang Dosen Unkrit Tentena yang dimintai komentarnya terkait keberadaan perempuan dalam pentas politik saat ini. (PMC-01)

Tinggalkan Komentar