BAGIKAN
WAKIL BUPATI POSO, Ir.Samsuri,M.Si, Dalam Sambutannya Menepis Anggapan Miring Bahwa Pelaksanaan Murembang Tidak Bermakna (Foto : Humas)

LORE UTARA, PMC. Hanya berselang beberapa hari setelah pelaksanaan Musrembang Cluster I di Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore. Wakil Bupati Poso, Ir.Samsuri, M.Si, membuka secara resmi membuka Musrembang Cluster II di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Jumat, 9 Februari 2018.

Pada pelaksanaan Musrembang Cluster II ini, menghadirkan aparatur desa dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Lore Utara dan Lore Timur, diawali dengan laporan Camat Lore Utara Yanson Tokare,S.Sos.

Dalam laporannya, Yanson Tokare selaku Camat Lore Utara mengusulkan 20 kegiatan yang terdiri dari Infrastruktur 10, Sosial Budaya 5, ekonomi 5. Kesemua item kegiatan tersebut tersebar di 7 desa. Sementara Camat Lore Timur sesuai perangkingan juga mengusulkan 20 kegiatan yang meliputi Infrastruktur 10, Sosial budaya 5, bidang ekonomi 5, tersebar di 5 desa.

Wakil Ketua DPRD Dharma Gideon Mondolu. SH, mengatakan, DPRD senantiasa mengawal dan mendukung seluruh program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemda mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat desa/kelurahan. Dharma menilai, langkah pemerintah dalam memacu percepatan pembangunan di Kabupaten Poso saat ini, perlu mendapat apresiasi serta dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD selaku mitra pemerintah daerah yang juga ikut bertanggung jawab terhadap suksesnya pembangunan di Kabupaten Poso.

KADIS PMD, Lusiana Sigilipu, Menyampaikan Mekanisme Pelakanaan Musrembang Yang Diikuti Oleh Desa yang Ada di Kecamatan Lore Utara dan Lore Timur

Sementara itu Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri.M.Si menilai pelaksanaan musrembang yang dlaksanakan tahun 2018 kini menggunakan pola baru, dengan mencoba melibatkan masyarakat secara langsung, sehingga segaa keluhan dan masukan bisa dikemas melalui tahapan perangkingan yang akan diteruskan ke tingkat kabupaten untuk dibahas lebih mendalam. “Ini untuk menepis anggapan bahwa musrembang tidak berguna, makanya kita musrembang kali ini kemas dalam bentuk cluster yang diawali dengan mogombo lipu. Dari sini kita berharap aspirasi masyarakat bisa terakomodir sesuai mekanisme musyawarah yang telah ditetapkan”, urai Wabup.

Baca Juga :  54 Tahun Desa Toini, Dari Kampung Pebato Sampai Kampung Kaili

Diketahui, Musrembang untuk Lore Utara dan Lore Timur ini dimoderatori oleh Kepala Bapelitbangda Suratno. SP. M.Si, didampingi sejumlah Kepala OPD, serta dikuti oleh sedikitnya 150 orang peserta utusan dari 12 desa yang ada di dua kecamatan bertetangga tersebut. (pmc-04)

Tinggalkan Komentar